PUISI PELITA NEGERI


Pelita Negeri
Karya Aisyah Ziyan Faradis

Pagi tadi…
Surya menepis langkah kaki
Bersama sepi yang memulung candu
Rindu bagaikan debu kelabu

Dingin mulai mengelupas inangku
Nampak lalang ronamu
Jerat rindu mulai terpatri
Tergores dalam kertas putih

Masih ada raut nafasmu
Masih nampak ragamu
Masih tampak senyummu
Tapi sinar mulai lingsir

Kau tunjuk, kau ajar tanpa lelah relung
Tak sanggup lihat negeri remuk, hancur, nan lebur
Tapi waktu membunuh denyut nadimu
Menikam aortamu

Kini kritis arahku, tanpamu
Pelitaku hanyut, pelitaku padam
Kemana kaki nankubawa
Jika lagumu tak berirama

Pasuruan, 28 November 2019


Nb: Dilarang Plagiasi!!!


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PUISI SURGA IMPIAN

PUISI TERUK PARUKU

PUISI MERINDU