PUISI DENTANG TIGA
~*_DENTANG TIGA_*~
Karya Aisyah Ziyan
Faradis
Malam
binar paripurna, tunggu dentang riuh rendah.
Tepat
tiga Oktober seribu sembilan ratus empat puluh lima
aparat
bela tanah bangsa.
Gugur
tahun silam berkelana.
Nir
sekam pentung, dan peluru. Memberontak!!! pecah!! bakar kota Blitar!!!
14
Februari terkenang album lawas
‘PETA’
sebutannya.
Tinta,
dan raung lapuk dengan gebuk.
Tunggu
kemunca pulang di simpang fajar.
Melawan
adalah kehormatan.
Didengarkannya
martir sebagai papor senjata.
Bedil,
borgol, dan debu jadi orkestra.
Pukul
tiga sudah
Gurat
di lembar tua
Supriyadi
hilang, Raib tetaskan berontak
Fajar
tiba, kenangnya kisah toea
Pasuruan, 13 Februari 2020
Nb: Dilarang Plagiasi!!!
Komentar
Posting Komentar