PUISI MATI


MATI
Karya Aisyah Ziyan Faradis

Sunyi Sepi penuh duri
Harkat pacu sadar dengki
Setapak Kaki kuberlari
Coba memandang diri

Deru derai hujan membasahi
Menggulung petrikor timbun menanti
Jelaga hitam mulai bersaksi
Hilir mulai menarik sunyi

Meringkus ambisi tak disaksi
Kebatilan meraup diri
Remuk redam menghampiri
Aorta mulai menikam eulogi

Bara api mengamuk!!! ingin di angkut!!!
Kobar jeritan lirih
Mati…, ingat mati…
Dukaku tak lagi asri

Dosa yang memaki, dosa yang menyelimuti
Hancurkan!!! ratakan!!! batin penuh faksi
Negeri mulai ngeri
Negeri mulai perih

Membentang tak bertepi
Napas mulai tertatih tanda ingin mati
Terpikat aroma surgawi
Lebuk hati tak ada nurani
Merampas, meringkuk jiwa murni

Pasuruan, 06 Desember 2019


Nb: Dilarang Plagiasi!!!


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PUISI SURGA IMPIAN

PUISI TERUK PARUKU

PUISI MERINDU