PUISI BEKAS TANGAN


BEKAS TANGAN
Karya Aisyah Ziyan Faradis

Ketika raungan surya mendecak menabik gumpalan awan
Semesta menyeruak mengisahkan memori tua
Akar-akar mulai tersisih, tergelimang sayu yang ada
Kicauan burung memporak-porandakan sukma

Kuterjebak dalam jurang nestapa
Menggiring, mendobrak, menjerat rindu yang ada
Mendatangkan terpaan ambigu lama
Genggamnya sungguh moksa

Dalam sekejap bekas tangan mulai terkelupas masa
Hilang.., masuk ke cengkeraman kalbu nyata
Siapa lagaknya dia
Ronahan wajah tak asing

Senyum sungging terasa semu
Suara lembut yang menggilas ragaku
Yang mengobrak-abrikkan ribuan ambigu
Inginku menyahut, menerobos lingkup jejakku

Tapi apa daya…

Tumpukan memori membelenggu otakku
Romanmu bersemayam dalam peraduanku
Memecah titik balik indraku
Sepucuk lisanmu bahkan candu bagiku
Hingga kutenggelam rayu bekas tanganmu

Pasuruan, 07 April 2019


Nb: Dilarang Plagiasi!!!



Komentar

Postingan populer dari blog ini

PUISI SURGA IMPIAN

PUISI TERUK PARUKU

PUISI MERINDU